
Juventus Stadium atau Juventus Arena merupakan home base dari klub Juventus. Dimulai dibangun pada tanggal 1 Maret 2009 dan resmi dibuka pada tanggal 8 September 2009, stadion ini didirikan diatas lahan bekas stadion Delle Alpi yang dibeli Juventus dari pemerintah kota Torino pada tahun 2003. Stadion ini memiliki kursi VIP sebanyak 3.600 dan 64 kotak eksekutif VVIP. Layanan bagi para eksekutif ini termasuk pintu masuk yang khusus disediakan dalam stadion, kursi mewah dengan televisi LCD pribadi, restoran eksklusif, bar, lounge, finger food pada jeda antar babak dan setelah pertandingan, disediakannya tempat parkir, dan akses ke museum (mulai tahun 2012).
"Juventus Premium Club" adalah proyek perusahaan perhotelan dan pariwisata Juventus, yang ditujukan untuk perusahaan yang ingin menghibur klien dan mitra mereka untuk makan siang atau makan malam di Stadion Juventus sebelum pertandingan.
Selain itu, stadion menampung sebuah kompleks perbelanjaan seluas 34.000m2 yang buka setiap hari dan ruang parkir untuk 4.000 kendaraan. Sebuah museum baru yang didedikasikan untuk sejarah Juventus terletak di dekatnya.
Pada tanggal 27 Oktober, Area 12, sebuah pusat perbelanjaan yang berdekatan dengan stadion dibuka. Area 12 memiliki lebih dari 60 toko, 2 bar, 3 restoran, dan hypermarket yang menyediakan fitur layanan belanja drive-through, yang memungkinkan pelanggan untuk melakukan belanja mereka dan mengumpulkannya dalam kemasan barang. Kompleks pertokoan baru Juventus, seluas 550 meter persegi, adalah pertokoan klub olahraga terbesar di Italia. Kompleks ini dirancang oleh Giugiaro dan arsitek Alberto Rolla.
Pusat perbelanjaan memiliki ruang parkir 2.000 kendaraan dan sekitar 800-nya untuk parkir tertutup. Layanan parkir di sini diberikan oleh San Sisto (pemilik tunggal), sebuah perusahaan yang memiliki perjanjian dengan Nordiconad dari Modena, Koperasi Gruppo Conad dari Italia Utara, Cmb dari Carpi (MO) dan Unieco dari Reggio Emilia yang merupakan dua perusahaan terkenal Italia untuk pengelolaan bangunan pusat perbelanjaan. Selain itu Juve juga memiliki museum, yang disebut "J Museum" diresmikan pada tanggal 16 Mei 2012 dan dibuka untuk umum pada 17 Mei. Museum ini menggunakan teknologi untuk memberikan pendekatan yang berbeda dari konsep museum tradisional. Museum ini akan menawarkan pengalaman unik dan tak terlupakan di mana Juventus bukan hanya sebagai fenomena sepak bola, tapi simbol di seluruh dunia dengan gelar yang kuat dan signifikan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam perjalanan Juventus yang sudah lebih dari satu abad, para penggemar dapat melihat sejarah fantastis tim di sini, baik yang masa sekarang ataupun masa lalu tanpa batasan geografis atau temporal. Diharapkan para penggemar bisa bangga dengan mengetahui secara lebih dalam mengenai sejarah klub kesukaan mereka.
Wartawan terkenal Italia dan dunia, Paolo Garimberti ditunjuk menjadi ketua museum ini. Sebelumnya Garimberti sempat menjabat sebagai koresponden "Mosca" dan editor berita "La Stampa" di Roma Ia juga sempat menjabat wakil direktur "La Republika", direktur "Il Venerdi", dan CNN Italia. Sejak 2009, ia telah menjadi ketua RAI dan juga sempat terpilih menjadi Ketua Dewan Pengawas Euronews, sebuah jaringan berita penting internasional. Selain itu yag lebih menggembirakan lagi pada Bulan Maret 2012, UEFA menunjuk Stadion Juventus sebagai tempat penyelenggaraan pertandingan Final Europa League Keputusan ini diambil hanya enam bulan usai Juventus meresmikan stadionnya. UEFA menilai Juventus, sebagai klub sepak bola pertama dari Italia yang memiliki stadion sendiri, dan juga prestasinya yang mendunia telah memberikan contoh untuk klub-klub lain untuk bisa berjalan mandiri dengan memiliki stadion secara mandiri.
0 komentar:
Posting Komentar